#26haribertjerita : Empat

Cepet tapi lama, keluar tapi di dalem.

Anonim


Jangan berpikir aneh-aneh dulu. Itu bukan urusan selangkangan, tapi pengalamanku tes GeNose C19 di Stasiun Lempuyangan tadi. Besok pagi aku akan bertolak ke Blitar sehingga membutuhkan surat keterangan bebas covid atau hasil tes COVID-19ku negatif agar bisa menumpangi kereta Kahuripan yang akan berangkat hari Senin, 5 April 2021 pukul 07.30 WIB.
Sekitar pukul 10.16 WIB aku tiba di Stasiun Lempuyangan. Dari sisi barat sudah terlihat banyak motor terpakir di sebelah penunjuk bertuliskan “Parkir Genose”. Tes GeNose 19 berlokasi di sisi barat Stasiun Lempuyangan atau di dekat pintu keluar. Aku langsung mengantre berdasarkan penunjuk “Masuk Tes GeNose”. Hal pertama yang terlihat adalah loket administrasi. Di situ calon penumpang diminta menunjukkan tiket atau kode booking dan kartu identitas. Setelah data dimasukkan, calon penumpang diharap membayar biaya tes GeNose dengan uang pas sejumlah Rp30.0000.. Setelah lunas, calon penumpang diberi satu breathable bag yang dilabeli dengan nomor antrean dan data pribadi yang harus ditulis sendiri dengan huruf kapital. Ada kolom nama, umur, kode booking, dan jenis kelamin. Aku mendapat nomor antrean 466, sedangkan yang dipanggil ke depan masih sekitar nomor 320-an. Di sana ada empat bilik pemeriksaan. Satu gelombang peserta tes terdiri dari sepuluh orang saja.
Sembari menunggu, aku memperhatikan petunjuk pelaksanaan tes GeNose yang diterangkan berulang-ulang oleh petugas. Cara meniup breathable bag adalah sebagai berikut:

  1. Buka slot penutup breathable bag yang berwarna biru
  2. Breathable bag diisi dengan tiga kali tiupan. Tiupan pertama, tarik napas lewat hidung, embuskan lewat mulut (dalam kondisi memakai masker). Tiupan ke dua, sama dengan tiupan pertama. Tiupan ke tiga, tarik napas dalam-dalam lewat hidung, embuskan langsung lewat mulut dan pastikan breathable bag terisi penuh.
  3. Tutup breathable bag dengan menggeser slot berwarna biru.
    Petugas menginformasikan bahwa calon penumpang yang akan melaksanakan tes GeNose diharap untuk berpuasa selama setengah jam. Tidak makan dan tidak minum, kecuali air, dan tidak merokok.
    Proses tes GeNose C19 ini cukup singkat, hasil tes pun keluar hanya dalam waktu kurang dari sepuluh menit. Hanya saja karena calon penumpang yang akan melakukan tes sangat banyak, waktu untuk menunggu jadi terasa lama. Aku menerima hasil tesku (puji tuhan, negatif) pada pukul 12.07 WIB. Sebelum meninggalkan lokasi tes, aku memastikan nama dan kode booking yang tertera pada hasil tes sama dengan tiket yang kumiliki. Oh ya, hasil tes GeNose hanya berlaku selama 1×24 jam saja.

Be the first to reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *