Sabtu ini (buatku) cukup melelahkan dan menyeramkan. Lelah karena dari pagi sampai sekarang masih memikirkan dan mengurus ini itu. Menyeramkan karena gempa tadi siang cukup traumatik, berlari dari ruang tamu ke luar rumah terasa sangat jauh dan khawatir lantai atas rubuh.
Tapi berhubung sudah meniatkan #26haribertjerita , the story must go on. Rubrik #sabtunongkrong kali ini menampilkan sebuah homemade bakery di #blitar yang sudah lama membuatku penasaran sejak bulan Februari lalu.
Kala itu aku sedang pergi kentjan bersama adikku . Saat melintasi Jalan Veteran yang dipadati berbagai macam kedai, ada satu kedai yang menarik perhatianku yaitu Berubetto . Setelah menemukan akun instagramnya, aku semakin tertarik karena menu-menunya terlihat menjanjikan secara visual. Ada red velvet cake, carrot cake, strawberry short cake, croissant dengan berbagai varian, portuguese egg tart, lasagna, eclairs dengan bermacam isian dan masih banyak lagi.
Aku pun meniatkan untuk berkunjung. Namun tiba-tiba Berubeto mengabarkan lewat media sosial bahwa kedai mereka sedang dalam proses pindah lokasi ke Jalan Kelud.
Akhirnya, di suatu hari Selasa niatanku terwujud. Aku memesan cheesy smoked beef croissant dan strawberry eclairs. Rasanya? Memuaskan! Selain rasanya juara, pelayanannya sangat ramah. Aku jadi teringat salah satu warung Jepang di Tembalang, Hangiri. Setiap ada pelanggan yang datang dan pergi selalu disapa dan dilayani dengan ramah.
Sayangnya, meski banyak pilihan kudapan di Berubeto, pelanggan tidak punya banyak pilihan minuman. Sementara ini hanya tersedia air mineral, es cokelat dan kopi karamel. Kurasa kudapan di Berubeto akan sangat cocok disandingkan dengan teh artisan atau secangkir kopi panas.
Oh ya, di Berubeto ada beberapa koleksi buku yang bisa dibaca. Kebanyakan buku tentang kuliner, tapi aku sempat membaca sekilas buku parenting berjudul Siblings Without Rivalry dan menamatkan buku anak berjudul Usborne Peep Inside The Garden.
Aku sudah dua kali ke sini dan sepertinya akan menjadi perhentian wajib di sedang melancong ke kota Blitar.
Be the first to reply