long life learner

Bulan: Maret 2018

Affordably Stylish With AMAZARA

Affordably Stylish With AMAZARA

Saya sedang asyik menonton instastory, ketika tiba-tiba muncul iklan dari AMAZARA . Biasanya saya akan membiarkan iklan di instastory berlalu, namun kali ini tidak. Iklan tersebut menjual produk sepatu wanita dengan tagline affordably stylish. Dalam iklan tersebut AMAZARA menunjukkan beberapa mode sepatu seperti high heels, sneakers, […]

Usana trying to find your own The massive Money Through Bob Do’s Passos term paper through simply clicking one of many essayindexsite.

Usana trying to find your own The massive Money Through Bob Do’s Passos term paper through simply clicking one of many essayindexsite.

Agriculture engineering analysis cardstock, artistic publishing mfa florida. Delight in adept composition writing along with custom made crafting wally Hi can you have ocr salters chemistry courses help most of these Everyone incorporates a one of a kind as well as other concise explaination just […]

Merayakan Perbedaan, Melawan Perpecahan

Merayakan Perbedaan, Melawan Perpecahan

Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, api perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri. Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.(Ir. Soekarno)

Selama lebih dari satu tahun terakhir, Indonesia diguncang dengan isu-isu provokatif yang mencoba memecah belah kesatuan bangsa multikultural ini. Selepas perbedaan tafsir atas pernyataan seorang kepala daerah (yang bisa disebut sebagai minoritas di Indonesia) dalam salah satu kunjungan kerjanya, beberapa golongan di negeri ini seolah tak pernah berhenti berdebat perkara siapa yang lebih baik, siapa yang lebih benar dan siapa yang lebih unggul.

Tahun lalu, Pemilukada DKI Jakarta 2017 menjadi momentum yang mengguncang sekaligus menguji rasa kesatuan warga Jakarta. Sebagai ibukota negara, Jakarta menjadi miniatur negara ini dimana ada beragam suku, agama, ras dan golongan di dalamnya. Sayangnya, pihak-pihak tidak bertanggungjawab justru memanfaatkan keberagaman itu untuk berusaha memecah belah warga Jakarta demi mendulang suara untuk golongan tertentu. Isu agama dan ras menjadi senjata utama yang digunakan saat itu. Akibatnya, ada saja warga yang terpengaruh dengan isu-isu provokatif semacam itu sehingga tali persaudaraan dan tali persahabatan terputus.

Kegaduhan yang terjadi di Jakarta ini ternyata menyebar hingga ke daerah pula. Mereka yang bukan warga Jakarta turut terpecah. Betapa hebatnya kekuatan media dalam menyebarkan kabar sehingga rasa saling curiga menyelimuti negeri ini hingga Pilkada Serentak 2017 diselenggarakan. Selepas Pilkada 2017 dan ditahannya gubernur petahana DKI Jakarta barulah gejolak yang melanda persatuan bangsa ini sedikit mereda. Tak berapa lama terbongkarlah jaringan penyebar ujaran kebencian, hoax dan isu SARA dengan tujuan menggiring opini publik. Sebuah hal mencengangkan melihat kenyataan bahwa keberagaman bangsa ini menjadi komoditas bisnis demi tercapainya kepentingan golongan tertentu.

Di tengah panasnya masyarakat Indonesia ketika diguncang dengan isu SARA, saya menjumpai sebuah akun yang menyejukkan di media sosial Instagram bernama Rayakan Perbedaan (@rayakan_perbedaan). Akun ini adalah sebuah kompilasi keberagaman Indonesia yang digagas oleh Dira Sugandi. Unggahan pertama dimulai pada 12 Mei 2017 , menampilkan foto Dira Sugandi dengan keterangan sebagai berikut

Saya Dira.

Sunda-Jawa-Minang-Banten

Muslim

Aku Indonesia

What about you? #kamiindonesia #rayakanperbedaan

Akun ini dikelola oleh Dea Safira Basori dan Kartika Jahja yang dikenal sebagai pegiat kesetaraan gender. Lewat akun ini, pengguna Instagram diajak untuk membagikan kisah mereka sebagai bangsa Indonesia menjalani hidup dalam keberagaman dengan tagar #kamiindonesia dan #rayakanperbedaan. Rupanya tidak sedikit orang yang ingin membagikan kisahnya tentang keberagaman dari sudut pandang masing-masing dengan perspektif positif. Aneka kisah perbedaan tumpah ruah mewarnai linimasa akun ini. Mulai dari perbedaan suku, agama, kepercayaan, ras, gender, tempat tinggal, budaya, karakter mewarnai kisah-kisah pertemanan, percintaan dan keluarga para pengunggah cerita. Mereka tidak rikuh dengan adanya perbedaan di antara mereka, justru merasa bersyukur menjalani kehidupan yang berwarna. Bukankah pelangi terlihat indah karena terdiri dari tujuh warna? Selain menggagas akun @rayakan_perbedaan , Dira Sugandi juga berkolaborasi dengan J-Flow menciptakan lagu berjudul serupa dengan lirik yang tentunya menyejukkan dan mengajak pendengarnya untuk merayakan perbedaan

Mari rayakan perbedaan kita

Berdiri tunjukkan pada dunia

Bangsa yang besar Bhineka tunggal ika

We are many we are one

Sampai saat ini akun tersebut telah mengunggah ulang 235 unggahan dengan beragam kisah tentang orang-orang yang merengkuh perbedaan sebagai anugerah sekaligus kebahagiaan. Tagar #rayakanperbedaan telah mencapai 1.914 unggahan sedangkan tagar #kamiindonesia telah mencapai 23.820 unggahan. Jumlah tersebut masih bisa bertambah karena saya yakin masih banyak orang yang merasa optimis dengan keberagaman bangsa Indonesia dan bangga menjadi bagian di dalamnya. Perbedaan bukanlah tembok pemisah namun jembatan untuk saling mengasihi.

Saya, sebagai seorang yang pada kolom agama KTP-nya menerakan agama Islam, tak pernah merasa rikuh membantu Budhe menyiapkan piranti untuk ekaristi, rosario, memasang daun palma pada salib, atau mengantarkan keponakan berangkat sekolah Minggu. Pun Budhe saya tak jarang mengingatkan,”Sudah sholat belum?”, menyiapkan makan sahur, serta menyiapkan kamar tiap kali saya menumpang. Bahkan ketika saya sedang sholat tarawih lalu tiba-tiba turun hujan deras, kakak sepupu saya sudah menunggu di luar masjid membawakan payung. Budhe saya selalu kagum setiap menonton acara hafiz cilik di bulan Ramadan, sementara saya selalu merasa syahdu setiap mereka mengucap Salam Maria. Perbedaan ini justru membuat hidup saya menjadi lebih berwarna. Percayalah, manusia memang tercipta beragam dan bukan untuk diseragamkan.

Bhinnêka tunggal ika tan hana dharma mangrwa.

Resume Phd Anthropology Boston

Resume Phd Anthropology Boston

Just take Advantage of Totally Original Ebook Stories for Your Assignment We can supply you on the web essay assist that you just cannot write college application overestimate. Your professors is specifically interested in seeing that you have taken your time to very carefully examine […]